Senin, 26 April 2021

Keunggulan dan Kelemahan Jenis Ribbon untuk Cetak Barcode

Ribbon Wax

Ribbon barcode adalah pita pada printer barcode yang berfungsi sebagai pemberi warna atau tinta cetak. Berbentuk seperti gulungan film berwarna hitam, nantinya ribbon akan dipanaskan dan dicetak sedemikian rupa mengikuti desain yang dipesan oleh pihak pencetak.

Sedikitnya terdapat 3 jenis ribbon yang bisa dipilih untuk selanjutnya ditempel di permukaan label barcode. Ketiganya bisa dipilih dan disesuaikan dengan permukaan bahan label yang akan ditempelkan nantinya. Pemilihan jneis ribbon ini juga bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki.


Mengenal Jenis-Jenis Ribbon Barcode

Ketajaman gambar yang dihasilkan bergantung pada jenis ribbon yang dipilih. Semakin baik hasil yang diinginkan maka penggunaan ribbon pun harus yang terbaik. Terdapat 3 jenis ribbon yang umum digunakan dalam industri pelabelan Indonesia. Berikut ketiga jenisnya beserta keunggulan dan kelemahannya.


1.     Ribbon Full Resin

Jenis ribbon full resin menjanjikan cetak barcode dengan hasil yang sangat tajam. Untuk Anda yang menginginkan hasil anti gores dan tahan lama bisa menggunakan ribbon full resin. Jenis ini juga memiliki ketahanan akan panas dan air yang bisa bertahan hingga bertahun tahun.

 

Namun sayangnya harga yang ditawarkan memang cukup tinggi. Ribbon full resin merupakan jenis ribbon paling mahal dibanding dengan jenis ribbon lainnya. Mengingat hasilnya nanti, kiranya akan sebanding dengan yang didapatkan sebagai hasilnya karena kualitas tidak akan menghkianati hasil.

 

2.     Ribbon Wax

Beralih ke jenis yang paling murah, ribbon wax menawarkan siapa pun hasil cetak yang baik dengan harga yang cukup murah. Hasil cetak dari bahan wax ini tidak kalah baik dengan jenis ribbon lainnya. Apalagi bila ingin diaplikasikan sebagai media cetak barcode dengan hasil yang baik.

 

Namun sayangnya jenis ini hanya dapat bertahan paling lama dalam jangka waktu setengah tahun. Itu pun bergantung pada cara penyimpanan dan faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan dan lainnya. Jenis ribbon wax juga lebih mudah tergores dibanding dengan jenis full resin karena lebih tipis.

 

3.     Ribbon Wax-Resin 

Terakhir, jenis wax-resin perpaduan antara jenis wax dan resin. Jenis pertengahan ini sering jadi opsi untuk hasil yang mendekati full resin namun dengan harga berkisar sedikit di atas bahan wax. Hasil yang didapatkan pun di rasa cukup maksimal tidak kalah baik dengan jenis lainnya.

 

Penyimpanan dalam kondisi yang baik dapat membuat hasil cetakan bertahan hingga kisaran hingga 2 tahunan. Apabila produk yang ditempel barcode akan disimpan dalam jangka waktu lama, maka jenis ribbon wax-resin ini akan sangat cocok untuk digunakan.

Jenis mana yang akan digunakan untuk cetak barcode produk? Silakan sesuaikan dengan kebutuhan. Pertimbangkan juga keunggulan dan kelemahan dari setiap jenisnya.